

Pada konferensi pers tanggal 30 Juli 2025, Wakil Menteri Pertahanan Thailand, Letjen Nattaphon Narkphanit menanggapi viralnya rumor yang menyebut keberadaan tentara asing (termasuk Rusia) membantu militer Kamboja. Ia menyatakan bahwa hasil investigasi awal menunjukkan:
- Pria yang menyerupai asing dalam video atau foto yang beredar ternyata adalah tentara Kamboja yang juga dikenal sebagai YouTuber dan pemain voli, bukan tentara asing.
- Audio dalam bahasa Rusia yang pernah diklaim berasal dari pihak Kamboja belum terverifikasi kebenarannya. Tidak ada bukti komunikasi dalam bahasa Rusia antara pasukan Kamboja dan tentara asing. Human Rights Watch+15nationthailand+15The Eastern Herald+15
π Pernyataan Resmi Rusia: Seruan Diplomasi, Bukan Intervensi Militer
Rusia secara terbuka menyerukan agar Thailand dan Kamboja menjalin dialog serta menahan diri dari eskalasi. Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, menekankan perlunya penyelesaian damai berdasarkan solidaritas regional dan penghindaran eskalasi militer. Tidak ada penyampaian dukungan militer kepada Kamboja. nationthailandIzvestia
Sebagai informasi tambahan, Rusia menyebut Kamboja sebagai “mitra setara” dalam berbagai bidangβtermasuk keamananβtetapi tidak ada indikasi dukungan pasukan atau persenjataan secara langsung. Khmer Post Asia
π Gambaran Konflik: Kamboja vs Thailand
- Kamboja menggunakan artileri ringan BMβ21 dan sistem raket buatan China dalam konflik, sementara Thailand menerjunkan jet tempur Fβ16, drone bersenjata dan mortar presisi β tidak menunjukkan adanya dominasi senjata Rusia. The Eastern Herald+9ABC+9Human Rights Watch+9
- Menurut Human Rights Watch dan laporan resmi Thailand serta Reuters, tidak ditemukan bukti keterlibatan Rusia dalam bentuk personel militer atau dukungan operasional. Tudingan terhadap dugaan penggunaan ranjau buatan Rusia tetap belum didukung bukti kuat. Human Rights Watchai.economictimes.comaseans.com
π Ringkasan Inti π
Isu | Fakta Terverifikasi |
---|---|
Tentara asing (Rusia) | Tidak ada bukti personel asing di pihak Kamboja. |
Audio berbahasa Rusia | Belum diverifikasi dan tidak terkait dengan operasi militer. |
Dukungan militer Rusia | Tidak ditemukanβpenegasan hanya panggilan diplomasi. |
Senjata dalam konflik | Data menunjukkan artileri dan drone teknologi dari China & lokal. |
π Kesimpulan
Sampai saat ini, tidak ada bukti kredibel bahwa Rusia secara militer membantu Kamboja dalam konflik dengan Thailand. Semua tuduhan tersebut belum diverifikasi secara independen, dan investigasi militer Thailand menegaskan bahwa individu dalam video beredar merupakan tentara Kamboja, bukan pasukan asing. Rusia sendiri menyampaikan seruan damai dan dialog, tanpa menyampaikan dukungan militer langsung.